Mengungkap Kebenaran Khasiat Segelas Lemon Hangat Untuk Kesehatan Anda

image

Mengungkap Kebenaran Khasiat Segelas Lemon Hangat Untuk Kesehatan Anda
Sumber: wolipop
Foto: Thinkstock
Memulai hari dengan segelas lemon hangat dapat meningkatkan fungsi pencernaan dan penyerapan mineral, serta membantu proses detoksifikasi pada tubuh. Tapi, benarkah demikian?

Dr. Mike Roussell, seorang ahli gizi dan diet, dalam sebuah kolom di Shape.com, berbagi pandangannya perihal tersebut.”Seperti bahasan tentang kesehatan dan fitness pada umumnya, kekuatan magis dari mengonsumsi jus lemon hangat setiap pagi sebetulnya ada benarnya, tapi terkadang sering dibesar-besarkan,” ujar dr. Mike.

Ia mencoba mengungkap kebenaran khasiat meneguk segelas lemon hangat di pagi hari bagi kesehatan satu per satu.

1. Meningkatkan Fungsi Pencernaan
“Sebetulnya pada beberapa kasus, lemon dapat memicu masalah pada perut Anda.  Asam sitrat pada lemon bisa menyebabkan perut perih dan keram,” ungkap dr. Mike.

Lantas, mengapa lemon disebut-sebut sangat bermanfaat bagi sistem pencernaan?

Menurut dr. Mike, anggapan tersebut bermula dari sebuah studi 30 tahun lalu yang menyebut asam sitrat dapat mengoptimalkan penyerapan aluminum hidroksida atau bahan aktif pada antasid yang dapat meredakan rasa sakit pada perut.

“Sebuah artikel online juga menyebut acidid murni dalam jus lemon seharusnya dapat berdampak positif pada perut. Tapi ini jelas hanyalah spekulasi. Tapi pada beberapa orang, dampaknya bisa sebaliknya,” terang dia.

2. Lemon Hangat untuk Penyerapan Mineral yang Lebih Maksimal
Kandungan vitamin C dalam jeruk memang terbukti dapat memaksimalkan penyerapan mineral. Tapi menurut dr. Mike, Anda tidak butuh segelas lemon hangat untuk merasakan khasiatnya.

Vitamin C adalah salah satu jenis vitamin yang jamak terkandung di berbagai jenis buah dan sayuran. Jadi tidak hanya lemon, makanan lain yang kaya akan vitamin ini di antarannya strawberry, kale, brokoli, dan bayam.

Selama menyertakan makanan tersebut ke dalam menu sarapan, penyerapan mineral pada tubuh dijamin akan berfungsi secara optimal.

3. Lemon untuk Detoksifikasi
Soal khasiat yang satu ini, dr. Mike merasa skeptis. Ia bahkan memperingatkan, jangan terlalu termakan omongan yang menyebut suatu makanan atau suplemen dapat mendetoksifikasi tubuh dari racun. “Tubuh manusia sangat kompleks,” ungkap dia.

Terkait lemon, memang ada d-limonene, semacam antioksidan di dalamnya yang dapat mengaktifkan enzim pada hati untuk proses detoksifikasi Fase 1 dan Fase 2. Dalam proses ini, komponen-komponen jahat pada hati, seperti kafein dan ibuprofen, dinetralisir menjadi komponen yang lebih sehat.

Tapi, kandungan d-limonene dalam lemon disinyalir tidak cukup untuk mendukung proses ini. Satu liter jus lemon atau jenis jeruk lainnya mengandung sekitar 100 mg d-limonene. Sementara itu, menurut para peneliti, butuh minimal 500 mg d-limonene untuk proses detoksifikasi.