Steve Jobs Meninggal Dunia 5 Oktober 2011 | Biografi Dan Profil Steve jobs

Steve Jobs Meninggal Dunia 5 Oktober 2011 – Tanggal 5 oktober 2011 seorang Tokoh penting dalam dunia komputer Steve Jobs Meninggal Dunia di usia 56 Tahun, Beliau meninggal karena ada masalah kesehatan yang meninmpanya. berikut sedikit Biografi stave jobs. Steven Paulus job adalah seorang pengusaha Amerika dan penemu komputer. Dia co-founde ketua, dan CEO dari Apple. Jobs juga sebelumnya menjabat sebagai kepala eksekutif Pixar Animation Studios, ia menjadi anggota dewan direktur dari The Walt Disney perusahaan pada tahun 2006, setelah akuisisi oleh Disney Pixar. Dia dikreditkan dalam Toy Story (1995) sebagai produser eksekutif.

Pada akhir 1970-an, Jobs, dengan Apple pendiri Steve Wozniak, Mike Markkula, dan lain-lain, dirancang, dikembangkan, dan dipasarkan salah satu jalur sukses secara komersial pertama dari komputer pribadi, Apple II seri. Pada awal tahun 1980, Jobs antara yang pertama untuk melihat potensi komersial mouse-driven interface pengguna grafis Xerox PARC, yang menyebabkan penciptaan Macintosh .

Setelah kehilangan pertarungan kekuasaan dengan dewan direksi pada tahun 1985, Steve Jobs keluar dari Apple dan mendirikan NeXT, sebuah perusahaan pengembangan platform komputer yang mengkhususkan diri di pasar yang lebih tinggi-pendidikan dan bisnis. Apple berikutnya 1996 pembelian NeXT Jobs dibawa kembali ke perusahaan ia mendirikan, dan dia menjabat sebagai CEO-nya dari tahun 1997 sampai 2011.

Pada tahun 1986, ia mengakuisisi divisi komputer grafis dari Lucasfilm Ltd yang berputar off sebagai Pixar Animation Studios . Dia tetap CEO dan pemegang saham mayoritas di 50,1 persen hingga akuisisi oleh perusahaan Walt Disney pada tahun 2006. Akibatnya Jobs menjadi Disney pemegang saham terbesar individu pada 7 persen dan anggota Dewan Direksi Disney.

Tujuannya untuk mengembangkan produk yang fungsional dan elegan membuatnya mendapatkan pengikut setia.

Pada tanggal 24 Agustus 2011, Jobs mengumumkan pengunduran dirinya dari perannya sebagai CEO Apple. Dalam surat pengunduran dirinya, Jobs sangat dianjurkan bahwa rencana suksesi eksekutif Apple harus diikuti dan Tim Cook diberi nama sebagai penggantinya. Permintaan nya, Jobs ditunjuk sebagai ketua dewan Apple direksi.

Advertisements

Kim Yeo Hee Applegirl 002


Kim Yeo Hee Applegirl 002

Korea selatan memang bukanlah negara yang yang gaptek, buktinya mesti baru saja merdeka (Indonesia lebih dulu) namun Korea selatan sangat jauh dari berbeda dengan Indonesia, salah satu kekalahan Indonesia adalah dibidang Teknologi. Inilah Kim Yeo hee gadis manis berparas cantik yang berasal dari Korea Selatan.

Kim yeo Hee lahir di Korea Selatan tanggal 3 oktober 1988 awalnya hanyalah gadis biasa yang tidak berbeda dari dengan remaja Korea lainnya.

Gaul, dan juga gemar bermain gadget, mirip banget di sinetron cinta Cenat cenut kan???

Peruntungannya dimulai 4 April 2010 dengan bermodalkan 4 Apple iPhone miliknya yang disetting ala kadarnya dan suara yang indah, mulailah ia menyanyikan lagu Irreplaceable milik Beyonce yang disusul dengan lagu Lady gaga yang berjudul Pocker Face. Melalui perekam video, aksinya direkam kemudian diunggah ke youtube dengan nickname applegirl002 di Youtube. Yang kemudian menjadikannya artis Youtube.

Lantas apakah yang menjadikan unggahan Kim Yeo Hee begitu diminati?? Pertama, adalah kemampuan Kim Yeo Hee bermain musik dengan menggunakan iPhone-nya, yang kedua adalah suaranya yang merdu serta kemampuan bahasa Inggrisnya yang juga gape. Tahu sendirikan bahasa Inggris adalah bahasa Universal yang mampu dimengerti jutaan orang di dunia. Yang ketiga adalah parasnya yang imut banget.

Apa yang dilakukan oleh Kim Yeo Hee mendapatkan apresiasi dari banyak kalangan pengguna Youtube di seatero dunia. Dan banyak komentar positif mengarah pada karya -karyanya. Dan berkat kegigihannya ini membuat Kim Yeo Hee yang juga mahir bahasa Jepang dan Inggris ini mendapatkan kontrak rekaman sebuah label ternama di Korea Selatan yaitu Dreamhigh Ent (Mirip drama Korea dream high). Kini bahkan Kim Yeo Hee telah memiliki mini album dan juga diikuti oleh video klip “My Music” yang merupakan salah satu single andalan Kim Yeo hee untuk merambah industri musik Korea. Luar biasa bukan????

BIOGRAFI UTADA HIKARU

Utada Hikaru

Hikaru Utada (Utada Hikaru, sering dipanggil Hikki oleh para penggemarnya).
Lahir di New York City, Amerika Serikat, 19 Januari 1983, (umur 28 tahun)adalah penyanyi Jepang yang terkenal.

Lagu-lagunya telah berkali-kali menduduki peringkat pertama dalam tangga lagu Oricon. Ia dikenal luas di negara lain berkat single “First Love”. Mantan suaminya, Iwashita Kazuhiro (yang lebih dikenal dengan nama Kazuaki Kiriya) adalah seorang sutradara.
Utada menguasai alat musik gitar dan piano, ia telah merilis empat album dalam bahasa Jepang. Pada tahun 2005 dia mencoba karier internasional dengan sebuah album berbahasa Inggris berjudul Exodus di bawah nama “UTADA”.

Utada adalah salah satu bintang terbesar di Jepang dan saat ini sudah menjual lebih dari 40 juta keping CD.
Ia juga dikenal publik sebagai musisi yang dapat berbicara dalam dua bahasa dengan lancar karena ia dibesarkan di dua negara, Jepang dan Amerika Serikat. Dia juga dikenal oleh warga Amerika dengan nama ‘Utada’.

Utada menyanyikan lagu tema untuk video game berjudul Kingdom Hearts dan Kingdom Hearts II.

Pada awalnya, Utada menganut aliran musik R&B dengan beat-beat yang rendah, namun sekarang musiknya lebih mengarah ke aliran pop eksperimental. Pada tahun 2002, Utada menikah dengan seorang sutradara bernama Kiriya Kazuaki (nama asli: Iwashita Kazuhiro) yang berusia 15 tahun lebih tua dari Utada namun mereka bercerai pada Maret 2007 setelah 4 tahun lebih hidup bersama. Tercatat baru-baru ini bahwa Hikaru Utada telah menjual 24 juta keping CD album, 16,7 juta keping CD single, dan 2,67 juta unit DVD/VHS. (WOW )

Pada tanggal 9 Desember 1998, Hikaru Utada memulai debutnya dengan merilis sebuah single bertajuk Automatic/time will tell. Di luar perkiraan, single ini membuat Hikki, yang menurut komentar teman sekolahnya, menjadi terkenal dalam satu malam. Total penjualan single yang dirilis dalam versi 8cm dan 12cm ini begitu menakjubkan, yakni 2.063.000 keping (namun karena dihitung sebagai dua produk yang berbeda, single ini hanya berhasil menduduki peringkat #2 dan #4).

Dalam waktu dua bulan, dia kembali merilis single dengan tajuk Movin’ on without you yang kembali terjual melampaui angka 1 juta keping dan menjadi single pertama Utada yang menduduki #1 di tangga lagu Oricon. Berbeda dengan penyanyi Jepang yang biasanya merilis 3-4 single terlebih dahulu sebelum merilis album, Utada merilis album debutnya hanya dengan jeda 1 bulan dari single keduanya. Album yang diberi judul First Love ini langsung melesat ke #1 dan perlahan-lahan terjual hingga 9,86 juta keping di seluruh dunia sehingga membuatnya menjadi album dengan penjualan tertinggi sepanjang perjalanan sejarah musik di Jepang dan hinga kini tampaknya rekor ini belum akan terpecahkan.

Sebulan setelah album dirilis, sebuah single berjudul First Love dirilis. Sebagai single yang dirilis setelah perilisan album, single ini mencapai penjualan yang memuaskan yakni 800.000 keping dan hingga saat ini tetap menjadi lagu wajib di karaoke-karaoke Jepang.

Di tahun yang sama, Utada juga berduet dengan penyanyi ternama Jepang Shiina Ringo menyanyikan lagu I Won’t Last A Day Without You milik The Carpenters.

CUTI

Di penghujung tahun 1999, Utada merilis single #1 keduanya yaitu Addicted To You yang terjual sebanyak 1.784.000 keping CD.
Dilanjutkan dengan Wait & See~risk~ yang juga menjadi #1 dengan total penjualan 1.662.060 keping CD. Kedua single ini diproduseri oleh Jimmy Jam & Terry Lewis yang pernah memproduseri Janet Jackson.

Pada bulan Juli-Agustus, Utada menggelar tur nasional pertamanya yang bertajuk BOHEMIAN SUMMER 2000 selama liburan sekolahnya. Tur ini sebenarnya dijadwalkan untuk dilangsungkan pada 16 hari yang berbeda, namun karena permintaan fans, tur ini diperpanjang 3 hari.

Single berikutnya dirilis untuk mempromosikan tur ini dan kembali menjadi #1. Single berjudull For You/Time Limit ini terjual sebanyak 888,650 keping CD.

Setelah tur berakhir, Utada memutuskan untuk istirahat dari dunia musik dan melanjutkan pendidikannya ke Columbia University di New York. Hikki sempat ditegur oleh pihak universitas karena banyaknya wartawan dan mahasiswa lain yang ingin melihat bagaimana sosok seorang ‘Britney Spears Jepang’.

Menanggapi hal ini Hikki hanya menjawab ‘I’m not like that gorgeous bombshell’. Namun Hikki memutuskan untuk cuti kuliah setelah setengah semester karena ternyata kuliah tidak sesulit yang ia kira. oww

Di awal tahun 2001, Utada kembali ke Jepang dan merilis Can You Keep A Secret? yang menjadi #1 song of the year dengan penjualan mencapai 1.484.940 keping.
Di akhir tahun 2001, Utada menjadi satu dari sedikit artis yang memiliki #1 Album of The Year sekaligus #1 Single of The Year. Bukan hanya itu, Distance yang terjual sebanyak 4,64 juta keping juga menjadi album yang terjual paling banyak di seluruh dunia di tahun 2001.

DEEP RIVER

Same like First Love, Utada juga berencana untuk merilis ‘Distance’ sebagai single.

Namun, sebuah kejadian tragis menimpa seorang gadis kecil bernama Yamashita Nana yang meninggal karena menjadi korban penusukan brutal di sekolahnya. Sebelum meninggal, Nana memenangkan sebuah kompetisi menulis essay, di mana ia menulis bahwa ia ingin menjadi penyanyi seperti idolanya, Hikaru Utada.

Utada yang mengetahui hal ini memutuskan untuk mengubah komposisi lagu Distance dan menghasilkan FINAL DISTANCE.
Dia mengubah lagu Distance yang ceria menjadi FINAL DISTANCE yang depresif dan penuh emosi. Sebuah PV dibuat untuk single ini, PV yang secara artistik mengungkapkan seluruh kesedihan yang ada dalam lagu ini. PV ini disutradarai oleh Kiriya Kazuaki yang nantinya akan menjadi suami Hikaru Utada.

Selanjutnya, single yang sangat berlawanan dengan FINAL DISTANCE dirilis.
Berjudul Traveling menjadi benar-benar menyempurnakan kariernya. PV untuk single ini yang kembali disutradarai oleh Kiriya menampilkan sentuhan futuristik yang indah dan artistik.

Di awal tahun 2002, Utada membuat lagu untuk OST Kingdom Hearts yang berjudul Hikari (cahaya) yang uniknya ditulis dengan huruf yang sama dengan nama Hikaru. Kemudian dibuat versi bahasa Ingrisnya yang berjudul Simple And Clean dan menjadi lagu Utada yang paling dikenal di luar Jepang.
Kemudian melanjutkan sukses single-single sebelumnya, SAKURA drops/Letters dirilis. Walau keduanya adalah A-SIDE, hanya SAKURA drops yang memiliki PV. PV SAKURA drops juga menjadi penutup Kiriya Trilogy FINAL DISTANCE-traveling-SAKURA drops.

Akhirnya album Deep River pun dirilis & mendapat kritik yang sangat baik, sehingga terjual sebanyak 3,64 juta keping dan kembali menjadi #1 Album of The Year mengalahkan Rivalnya, Ayumi Hamasaki.
Namun traveling harus puas menjadi #2 Single of The Year di belakang single H milik Ayumi Hamasaki yang menjadi #1.

Pada tanggal 6 September 2002, Utada mengumumkan pernikahannya lewat situs resminya. Ia mengatakan bahwa tak ada masalah pada usia berapa seseorang menikah, karena ia dan suaminya (Kiriya Kazuaki) sama-sama belum berpengalaman dan selalu ada yang pertama untuk semua hal. Berlawanan pada artis Jepang yang biasanya mengalami penurunan karier setelah menikah, Utada semakin bersinar setelah pernikahannya.
Single Collection

Setelah pernikahannya, Utada mengurangi aktivitasnya di Jepang dan berkonsentrasi pada album bahasa Inggrisnya. Karena hal ini, rilisan single-singlenya menjadi jarang.

Namun dia sempat merilis single berjudul COLORS pada tahun 2003 dan sebuah DVD bernama UH Live Streaming 20 dai wa ike ike!.

Pada Maret 2004, Utada merilis sebuah best album dengan judul Single Collection Vol.1.
Album ini terjual sebanyak 2,40 juta keping dan menjadi satu-satunya ‘best of’ album yang berhasil menduduki #1 dalam 4 tahun terakhir.

Para penggemarnya khawatir ini adalah album perpisahan dari Hikaru Utada, namun hal ini ditepis dengan sebuah single berjudul dareka no negai ga kanau koro (saat harapan seseorang terwujud) yang menjadi OST dari film arahan suami Utada, Kiriya Kazuaki, yang berjudul CASSHERN dan sebuah tur konser kecil bernama Hikaru no 5 sebagai peringatan lima tahun karier Hikki di permusikan Jepang.
Hikaru no 5 juga menjadi bukti bahwa Utada masih menjadi heisei uta-hime (diva di Zaman Heisei).

Exodus

Akhirnya, pada tahun 2004, Utada merampungkan sebuah album berbahasa Inggris dengan judul EXODUS. Album ini mengejutkan fans-fans Utada karena musiknya yang berbeda 180 derajat dari musik Utada Hikaru dan disertai video klip yang sangat Amerik, di mana terdapat adegan Utada berpakaian renang.

Exodus yang bernuansa sangat eksperimental tidak mendapat sambutan yang hangat dari publik Amerik walaupun single Devil Inside sempat menduduki #1 Billboard Hot Dance/Club Airplay (Utada menjadi artis Asia kedua yang menembus Billboard Chart setelah Anggun di tahun 1998). Di Jepang single ini terjual sebanyak 1.074.000 keping.

Easy Breezy diluncurkan sebagai radio-single dan PV-nya disutradarai oleh Jake Nava.
Berturut-turut single diluncurkan namun tidak ada yang menyamai kesuksesan Devil Inside.

Single ketiga dirilis pada Juni 2005 dan menduduki #24 Billboard Hot Dance/Club Airplay.
Walau dirilis sebagai single namun tak ada PV untuk single ini. Lalu single keempat You Make Me Want To Be A Man dirilis di Eropa diikuti dengan perilisan ulang Exodus di Eropa.

Single ini tak mampu menembus chart dan hanya bertengger di #227 UK chart. Fans sangat menyayangkan ketiadaannya promosi dan harganya yang kelewat mahal. Fans juga menyayangkan sikap Island Def Jam yang hanya melakukan promosi minim untuk album ini dan hanya berkonsentrasi penuh untuk Mariah Carey yang juga berada di label yang sama dengan Utada. Untungnya, EXODUS terhitung sukses di seluruh dunia dengan menembus angka 1 juta kopi.
Ultra Blue

Setelah 17 bulan, Utada kembali ke dunia hiburan Jepang dengan sebuah single berjudul Be My Last.

Walau single ini secara komersial tidak sesukses single-single terdahulunya. Be My Last tetap menduduki #1 dan terjual 110.928 keping. Namun angka penjualan CD yang tidak terlalu bagus untuk ukuran Utada, bisa ditutupi oleh penjualan single ini secara digital, Be My Last menjadi Lagu kedua yang paling banyak didownload di Jepang selama tahun 2005.

Setelah Be My Last yang emosional dan menyentuh, Utada kembali membuat perubahan pada musiknya melalui Passion yang menjadi theme-song untuk Kingdom Hearts II. Passion menjadi single terunik dari Utada di mana terdapat lirik yang dinyanyikan terbalik. Passion berhasil menduduki #4 dengan penjualan CD sebanyak 112.345 keping. Versi Inggris untuk lagu Passion berjudul Sanctuary. Berbeda dengan Passion, atmosfir yang dimiliki Sanctuary lebih tenang daripada Passion yang menggebu-gebu.

Pada tanggal 22 Februari 2006, Utada merilis sebuah single yang berjudul Keep Tryin’.
Sama seperti Be My Last, Keep Tryin’ juga lebih banyak terjual secara digital daripada secara fisikal. Tercatat Keep Tryin’ menduduki #2 di Oricon dengan penjualan sebanyak 125.007 keping sedangkan secara digital.

Keep Tryin’ menduduki peringkat 3 teratas selama 10 minggu dengan total penjualan sebesar 2 juta unit. Kemudian, sebuah album yang telah ditunggu selama empat tahun oleh fans setianya, diluncurkan pada tanggal 14 Juni 2006. Album ini diberi nama Ultra Blue.

Hingga saat ini, Ultra Blue telah menduduki #1 di tangga lagu harian, mingguan, dan bulanan. Ultra Blue juga menduduki peringkat #2 untuk kategori album original, #1 untuk album original wanita, dan #7 untuk chart keseluruhan di tahun 2006. Toshiba-EMI menyatakan bahwa Ultra Blue sudah terjual lebih dari 1 juta keping di seluruh dunia. Utada kemudian mengumumkan tur nasional keduanya yang bertajuk UTADA UNITED 2006.

HEART STATION

Setelah menyelesaikan turnya, para fans mengira Hikaru Utada akan kembali beristirahat.
Namun di luar dugaan, dia mengumumkan akan merilis single terbarunya yang berjudul Boku wa Kuma (aku adalah beruang) pada tanggal 22 November 2006.
Single ini merupakan lagu yang menjadi tema untuk acara anak-anak. Fans menduga bahwa lagu ini sebenarnya tentang Kuma-chang, teddy bear buatan Tiongkok yang belakangan ini selalu menemani Utada. Selain itu, ia juga telah merilis DVD collectionnya yang keempat berjudul UH4 pada tanggal 27 September 2006. Dia juga merilis DVD live tour pertamanya setelah beberapa tahun break.

Situs resmi Utada mengumumkan bahwa single terbarunya yang diberi judul Flavor Of Life dirilis pada tanggal 28 Februari 2007. Flavor Of Life merupakan lagu tema dari dorama Jepang berjudul Hana Yori Dango musim kedua setelah sebelumnya Utada pernah menolak tawaran untuk memerankan peran utama wanita pada drama ini. Produser drama ini secara khusus meminta Utada untuk membuat lagu seperti First Love untuk drama ini dan Utada pun menyanggupinya.
Single ini secara mengejutkan menjadi hit dan berhasil melampaui penjualan single-single dari tahun 2005-2006.

Tanggal 3 Maret 2007, Utada menyampaikan kabar bahwa ia dan suaminya, Kazuaki Kiriya, telah resmi bercerai pada tanggal tersebut. Dia mengatakan bahwa kurangnya komunikasi menjadi kendala utama dalam masalah ini mengingat keduanya sama-sama sibuk. Mereka berpisah baik-baik dan menyatakan akan tetap menjadi teman.

Mereka saling berterima kasih atas pertemuan yang mempertemukan mereka karena momen itu adalah momen yang paling berharga dalam hidup mereka. Pada Maret 2008, Ketika ditanya mengenai ini, dia menjelaskan bahwa selama pernikahannya, ia merasa bahwa ia menjadi bergantung kepada opini suaminya, padahal sesungguhnya ia tahu kalau ia hanya butuh dirinya sendiri. Hal inilah yang menurutnya memicu perceraian mereka.

Situs resmi Utada juga sudah mengumumkan kalau single terbarunya akan dirilis musim panas nanti.
Salah satu lagu yang akan menjadi single berjudul Kiss & Cry yang juga menjadi tema untuk iklan “FREEDOM NISSIN CUP NOODLE”.

Lagu ini akan dirilis bersama single Beautiful World, Beautiful World sendiri merupakan lagu tema dari anime REBUILD of EVANGELION. Dia telah merilis Kiss & Cry dan Fly me to the moon ( in other words ) -2007 MIX- di iTunes Jepang untuk mempromosikan single Beautiful World/Kiss & Cry yang akan resmi dirilis tanggal 29 Agustus 2007 mendatang.

Utada juga menorehkan prestasi baru bagi dunia permusikkan Jepang dengan single Flavor of Life.
EMI menyatakan single ini berhasil menjadi single dengan penjualan tertinggi lewat segala format dengan total 7.7 juta kopi di Jepang dan di seluruh dunia. Rekor ini sebelumnya dipegang oleh Daniel Powter dengn lagu Bad Day.
Utada kembali dipilih sebagai Favourite Artist Of The Year berdasarkan polling kepada 20.000 orang lewat majalah Oricon Style.
EMI mengumumkan bahwa Hikaru Utada akan merilis album barunya, HEART STATION pada tanggal 19 Maret 2008 dan sebelumnya sebuah single bertajuk HEART STATION/Stay Gold akan terlebih dahulu dirilis. Stay Gold sendiri digunakan sebagai jingle untuk iklan Shampo “ASIENCE” keluaran Kao.

FACT
Kalau sedang suntuk, Hikki akan berendam atau beryoga di rumahnya.
Hikki tidak menyukai parfum, namun ia suka aroma wijen dan cuka.
Hikki ingin jadi manga-ka, jika ia tidak menjadi penyanyi.
Hikki tidak terlalu mahir membaca peta, karena itu ia sering tersesat.[rujukan?]
Hikki menjadi artis termuda dan satu-satunya penyanyi wanita Jepang yang pernah diundang untuk konser live Unplugged di MTV.
Utada Hikaru tercatat sebagai pembayar pajak terbesar nomor dua di Jepang setelah Ayumi Hamasaki.
Utada Hikaru menduduki posisi ketiga untuk penyanyi wanita dengan penjualan tertinggi.
Utada Hikaru juga menduduki posisi pertama sebagai artis jepang dengan album #1 yang penjualan minggu pertamanya selalu menembus angka 500.000. Tercatat Hikki memiliki telah memiliki 5 album dengan prestasi tersebut ( dengan kata lain, seluruh albumnya )
Hikki pernah menjalani operasi untuk mengangkat tumor di ovariumnya. Ia sempat down ketika pers Jepang memberitakan ini. Ia merasa seperti ‘anak sekolah yang tidak ingin sekolah lagi karena dipermalukan’. Hal ini sempat membuat khawatir fans karena tiba-tiba semua jadwal penampilannya di berbagai acara TV dibatalkan.
Hikki terpilih menjadi role-model untuk berbahasa Inggris oleh murid-murid di Jepang
Hikki juga pernah mencapai nilai maksimal untuk permainan Tetris.
Semasa bersekolah, Hikki pernah melompat 2 grade karena seluruh nilainya mendapat A. XD
ALBUM
[28.01.1998]Precious – sebagai CUBIC U
[10.03.1999]First Love
[28.03.2001]Distance
[19.06.2002]Deep River
[31.03.2004]Utada Hikaru Single Collection Vol.1
[08.09.2004]EXODUS – sebagai Utada
[14.06.2006]Ultra Blue
[13.03.2008]judul belum dikonfirmasi :/
SINGLE

* [28.01.1997]Close to You – sebagai Cubic U
* [xx.xx.1997]I’ll Be Stronger – sebagai Cubic U
* [09.12.1998]Automatic / time will tell
* [17.02.1999]Movin’ on without you
* [28.04.1999]First Love
* [10.11.1999]Addicted To You
* [19.04.2000]Wait & See ~Risk~ (Wait & See)
* [03.06.2000]For You / Time Limit (For You)
* [16.02.2001]Can You Keep A Secret?
* [25.07.2001]FINAL DISTANCE
* [28.11.2001]traveling
* [20.03.2002]Hikari (光; Cahaya)
* [09.05.2002]SAKURA Drops / Letters (SAKURA/ Letters)
* [29.01.2003]COLORS
* [21.04.2004]Dareka no Negai ga Kanau Koro (Saat harapan seseorang terwujud)
* [03.08.2004]Easy Breezy – sebagai Utada
* [14.09.2004]Devil Inside – sebagai Utada
* [21.06.2005]Exodus ’04 – sebagai Utada
* [28.09.2005]Be My Last
* [17.10.2005]You Make Me Want to Be a Man – sebagai Utada
* [14.12.2005]Passion
* [22.02.2006]Keep Tryin’
* [22.11.2006]Boku wa Kuma (Aku adalah beruang)
* [28.02.2007]Flavor Of Life
* [29.08.2007]Beautiful World/Kiss & Cry
* [20.02.2008]HEART STATION/Stay Gold (kyk judul laguxa Aqua Timez 😀 )

AWARD

1999
(Yusen Awards) Top Award “Special Prize”
(Yusen Awards) Top Award “Best New Artist”
(Record Awards) Best Album (First Love)
(Record Awards) Best Song (Automatic)
2000
(Golden Disc) Artist of the Year
(Golden Disc) Song of the Year (Automatic, Movin’ on without you, Addicted To You)
(Golden Disc) Pop Album of the Year (First Love)
(Golden Disc) Music Video of the Year (SINGLE CLIP COLLECTION VOL.1)
(World Music Awards) Best-Selling Japanese Artist
(JASRAC) Gold Award (Automatic)
(JASRAC) Silver Award (time will tell)
2001
(Golden Disc) Song of the Year (Wait & See ~Risk~, For You / Time Limit)
2002
SSTV Best Art Direction Video (Traveling)
SSTV Best Female Video (Traveling)
SSTV Best Video of the Year (Traveling)
SSTV Best Music Video (Traveling)
(Golden Disc) Song of the Year (Can You Keep A Secret?)
(Golden Disc) Song of the Year (Traveling)
(Golden Disc) Pop Album of the Year (Distance)
JASRAC Silver Award (Can You Keep A Secret?)

2003
(World Music Awards) Best-Selling Japanese Artist
J-WAVE Best Female Artist
SSTV Best Female Video (SAKURA Drops)
MTV JAPAN Best Female Video (SAKURA Drops)
(Golden Disc) Artist of the Year
(Golden Disc) Song of the Year (Hikari)
(Golden Disc) Song of the Year (SAKURA Drops)
(Golden Disc) Song of the Year (COLORS)
(Golden Disc) Rock & Pop Album of the Year (Deep River)
(Golden Disc) Music Video of the Year (Traveling)
JASRAC Silver Award (Traveling)
JASRAC Silver Award (Foreign Production) (Hikari)

2004
AMD Award for Best Music Composer (UH LIVE STREAMING 20 Dai wa Ikeike!)
2005
(Golden Disc) Song of the Year (Dareka no Negai ga Kanau Koro)
(Golden Disc) Rock & Pop Album of the Year (Utada Hikaru SINGLE COLLECTION VOL. 1)
(Golden Disc) Music Video of the Year (Utada Hikaru in Budokan 2004 ‘Hikaru no 5’)

2006
(Golden Disc) Song of the Year (Be My Last)
2007
(Golden Disc) Rock & Pop Album of the Year (ULTRA BLUE)
Most downloaded Ringtone of Alltime in Japan (Flavor of Life) -rekor: 5.580 juta+

SEJARAH LAKSAMANA CHENG HO

Cheng Ho adalah seorang kasim Muslim yang menjadi orang kepercayaan Kaisar Yongle dari Tiongkok (berkuasa tahun 1403-1424), kaisar ketiga dari Dinasti Ming. Nama aslinya adalah Ma He, juga dikenal dengan sebutan Ma Sanbao, berasal dari provinsi Yunnan. Ketika pasukan Ming menaklukkan Yunnan, Cheng Ho ditangkap dan kemudian dijadikan orang kasim. Ia adalah seorang bersuku Hui, suku bangsa yang secara fisik mirip dengan suku Han, namun beragama Islam.

Dalam Ming Shi (Sejarah Dinasti Ming) tak terdapat banyak keterangan yang menyinggung tentang asal-usul Cheng Ho. Cuma disebutkan bahwa dia berasal dari Provinsi Yunnan, dikenal sebagai kasim (abdi) San Bao. Nama itu dalam dialek Fujian biasa diucapkan San Po, Sam Poo, atau Sam Po. Sumber lain menyebutkan, Ma He (nama kecil Cheng Ho) yang lahir tahun Hong Wu ke-4 (1371 M) merupakan anak ke-2 pasangan Ma Hazhi dan Wen.

Saat Ma He berumur 12 tahun, Yunnan yang dikuasai Dinasti Yuan direbut oleh Dinasti Ming. Para pemuda ditawan, bahkan dikebiri, lalu dibawa ke Nanjing untuk dijadikan kasim istana. Tak terkecuali Cheng Ho yang diabdikan kepada Raja Zhu Di di istana Beiping (kini Beijing).

Di depan Zhu Di, kasim San Bao berhasil menunjukkan kehebatan dan keberaniannya. Misalnya saat memimpin anak buahnya dalam serangan militer melawan Kaisar Zhu Yunwen (Dinasti Ming). Abdi yang berpostur tinggi besar dan bermuka lebar ini tampak begitu gagah melibas lawan-lawannya. Akhirnya Zhu Di berhasil merebut tahta kaisar.

Ketika kaisar mencanangkan program pengembalian kejayaan Tiongkok yang merosot akibat kejatuhan Dinasti Mongol (1368), Cheng Ho menawarkan diri untuk mengadakan muhibah ke berbagai penjuru negeri. Kaisar sempat kaget sekaligus terharu mendengar permintaan yang tergolong nekad itu. Bagaimana tidak, amanah itu harus dilakukan dengan mengarungi samudera. Namun karena yang hendak menjalani adalah orang yang dikenal berani, kaisar oke saja.

Berangkatlah armada Tiongkok di bawah komando Cheng Ho (1405). Terlebih dahulu rombongan besar itu menunaikan shalat di sebuah masjid tua di kota Quanzhou (Provinsi Fujian). Pelayaran pertama ini mampu mencapai wilayah Asia Tenggara (Semenanjung Malaya, Sumatera, dan Jawa). Tahun 1407-1409 berangkat lagi dalam ekspedisi kedua. Ekspedisi ketiga dilakukan 1409-1411. Ketiga ekspedisi tersebut menjangkau India dan Srilanka. Tahun 1413-1415 kembali melaksanakan ekspedisi, kali ini mencapai Aden, Teluk Persia, dan Mogadishu (Afrika Timur). Jalur ini diulang kembali pada ekspedisi kelima (1417-1419) dan keenam (1421-1422). Ekspedisi terakhir (1431-1433) berhasil mencapai Laut Merah.

Cheng Ho berlayar ke Malaka pada abad ke-15. Saat itu, seorang putri Tiongkok, Hang Li Po (atau Hang Liu), dikirim oleh kaisar Tiongkok untuk menikahi Raja Malaka (Sultan Mansur Shah).

Pada tahun 1424, kaisar Yongle wafat. Penggantinya, Kaisar Hongxi (berkuasa tahun 1424-1425, memutuskan untuk mengurangi pengaruh kasim di lingkungan kerajaan. Cheng Ho melakukan satu ekspedisi lagi pada masa kekuasaan Kaisar Xuande (berkuasa 1426-1435).

Kapal yang ditumpangi Cheng Ho disebut ‘kapal pusaka’ merupakan kapal terbesar pada abad ke-15. Panjangnya mencapai 44,4 zhang (138 m) dan lebar 18 zhang (56 m). Lima kali lebih besar daripada kapal Columbus. Menurut sejarawan, JV Mills kapasitas kapal tersebut 2500 ton.

Model kapal itu menjadi inspirasi petualang Spanyol dan Portugal serta pelayaran modern di masa kini. Desainnya bagus, tahan terhadap serangan badai, serta dilengkapi teknologi yang saat itu tergolong canggih seperti kompas magnetik.

Cheng Ho melakukan ekspedisi ke berbagai daerah di Asia dan Afrika, antara lain:

Vietnam
Taiwan
Malaka / bagian dari Malaysia
Sumatra / bagian dari Indonesia
Jawa / bagian dari Indonesia
Sri Lanka
India bagian Selatan
Persia
Teluk Persia
Arab
Laut Merah, ke utara hingga Mesir
Afrika, ke selatan hingga Selat Mozambik

Karena beragama Islam, para temannya mengetahui bahwa Cheng Ho sangat ingin melakukan Haji ke Mekkah seperti yang telah dilakukan oleh almarhum ayahnya, tetapi para arkeolog dan para ahli sejarah belum mempunyai bukti kuat mengenai hal ini. Cheng Ho melakukan ekspedisi paling sedikit tujuh kali dengan menggunakan kapal armadanya.

Armada ini terdiri dari 27.000 anak buah kapal dan 307 (armada) kapal laut. Terdiri dari kapal besar dan kecil, dari kapal bertiang layar tiga hingga bertiang layar sembilan buah. Kapal terbesar mempunyai panjang sekitar 400 feet atau 120 meter dan lebar 160 feet atau 50 meter. Rangka layar kapal terdiri dari bambu Tiongkok. Selama berlayar mereka membawa perbekalan yang beragam termasuk binatang seperti sapi, ayam dan kambing yang kemudian dapat disembelih untuk para anak buah kapal selama di perjalanan. Selain itu, juga membawa begitu banyak bambu Tiongkok sebagai suku cadang rangka tiang kapal berikut juga tidak ketinggalan membawa kain Sutera untuk dijual.

Dalam ekspedisi ini, Cheng Ho membawa balik berbagai penghargaan dan utusan lebih dari 30 kerajaan – termasuk Raja Alagonakkara dari Sri Lanka, yang datang ke Tiongkok untuk meminta maaf kepada kaisar Tiongkok. Pada saat pulang Cheng Ho membawa banyak barang-barang berharga diantaranya kulit dan getah pohon Kemenyan, batu permata (ruby, emerald dan lain-lain) bahkan beberapa orang Afrika, India dan Arab sebagai bukti perjalanannya. Selain itu juga membawa pulang beberapa binatang asli Afrika termasuk sepasang jerapah sebagai hadiah dari salah satu Raja Afrika, tetapi sayangnya satu jerapah mati dalam perjalanan pulang.

Majalah Life menempatkan Cheng Ho sebagai nomor 14 orang terpenting dalam milenium terakhir. Perjalanan Cheng Ho ini menghasilkan Peta Navigasi Cheng Ho yang mampu mengubah peta navigasi dunia sampai abad ke-15. Dalam buku ini terdapat 24 peta navigasi mengenai arah pelayaran, jarak di lautan, dan berbagai pelabuhan.

Cheng Ho adalah penjelajah dengan armada kapal terbanyak sepanjang sejarah dunia yang pernah tercatat. Juga memiliki kapal kayu terbesar dan terbanyak sepanjang masa hingga saat ini. Selain itu beliau adalah pemimpin yang arif dan bijaksana, mengingat dengan armada yang begitu banyaknya beliau dan para anak buahnya tidak pernah menjajah negara atau wilayah dimanapun tempat para armadanya merapat.

Semasa di India termasuk ke Kalkuta, para anak buah juga membawa seni beladiri lokal yang bernama Kallary Payatt yang mana setelah dikembangkan di negeri Tiongkok menjadi seni beladiri Kungfu.

Sebagai orang Hui (etnis di Cina yang identik dengan Muslim) Cheng Ho sudah memeluk agama Islam sejak lahir. Kakeknya seorang haji. Ayahnya, Ma Hazhi, juga sudah menunaikan rukun Islam kelima itu. Menurut Hembing Wijayakusuma, nama hazhi dalam bahasa Mandarin memang mengacu pada kata ‘haji’.

Bulan Ramadhan adalah masa yang sangat ditunggu-tunggu Cheng Ho. Pada tanggal 7 Desember 1411 sesudah pelayarannya yang ke-3, pejabat di istana Beijing ini menyempatkan mudik ke kampungnya, Kunyang, untuk berziarah ke makam sang ayah. Ketika Ramadhan tiba, Cheng Ho memilih berpuasa di kampungnya yang senantiasa semarak. Dia tenggelam dalam kegiatan keagamaan sampai Idul Fitri tiba.

Setiap kali berlayar, banyak awak kapal beragama Islam yang turut serta. Sebelum melaut, mereka melaksanakan shalat jamaah. Beberapa tokoh Muslim yang pernah ikut adalah Ma Huan, Guo Chongli, Fei Xin, Hassan, Sha’ban, dan Pu Heri. “Kapal-kapalnya diisi dengan prajurit yang kebanyakan terdiri atas orang Islam,” tulis HAMKA.

Ma Huan dan Guo Chongli yang fasih berbahasa Arab dan Persia, bertugas sebagai penerjemah. Sedangkan Hassan yang juga pimpinan Masjid Tang Shi di Xian (Provinsi Shan Xi), berperan mempererat hubungan diplomasi Tiongkok dengan negeri-negeri Islam. Hassan juga bertugas memimpin kegiatan-kegiatan keagamaan dalam rombongan ekspedisi, misalnya dalam melaksanakan penguburan jenazah di laut atau memimpin shalat hajat ketika armadanya diserang badai.

Kemakmuran masjid juga tak pernah dilupakan Cheng Ho. Tahun 1413 dia merenovasi Masjid Qinging (timur laut Kabupaten Xian). Tahun 1430 memugar Masjid San San di Nanjing yang rusak karena terbakar. Pemugaran masjid mendapat bantuan langsung dari kaisar.

Beberapa sejarawan meyakini bahwa petualang sejati ini sudah menunaikan ibadah haji. Memang tak ada catatan sejarah yang membuktikan itu, tapi pelaksanaan haji kemungkinan dilakukan saat ekspedisi terakhir (1431-1433). Saat itu rombongannya memang singgah di Jeddah.

Selama hidupnya Cheng Ho memang sering mengutarakan hasrat untuk pergi haji sebagaimana kakek dan ayahnya. Obsesi ini bahkan terbawa sampai menjelang ajalnya. Sampai-sampai ia mengutus Ma Huan pergi ke Mekah agar melukiskan Ka’bah untuknya. Muslim pemberani ini meninggal pada tahun 1433 di Calicut (India), dalam pelayaran terakhirnya.

Cheng Ho dan Indonesia

Cheng Ho mengunjungi kepulauan di Indonesia selama tujuh kali. Ketika ke Samudera Pasai, ia memberi lonceng raksasa “Cakra Donya” kepada Sultan Aceh, yang kini tersimpan di museum Banda Aceh.

Tahun 1415, Cheng Ho berlabuh di Muara Jati (Cirebon), dan menghadiahi beberapa cindera mata khas Tiongkok kepada Sultan Cirebon. Salah satu peninggalannya, sebuah piring yang bertuliskan ayat Kursi masih tersimpan di Keraton Kasepuhan Cirebon.

Pernah dalam perjalanannya melalui Laut Jawa, Wang Jinghong (orang kedua dalam armada Cheng Ho) sakit keras. Wang akhirnya turun di pantai Simongan, Semarang, dan menetap di sana. Salah satu bukti peninggalannya antara lain Kelenteng Sam Po Kong (Gedung Batu) serta patung yang disebut Mbah Ledakar Juragan Dampo Awang Sam Po Kong.

Cheng Ho juga sempat berkunjung ke Kerajaan Majapahit pada masa pemerintahan raja Wikramawardhana.