Jangan Abaikan Peran Buah Saat Berpuasa

Puasa seharusnya tidak menghalangi aktivitas sehari-hari. Untuk tetap menjaga energi sepanjang hari, pemilihan makanan yang berkualitas adalah kuncinya. Apalagi saat sahur pada umumnya orangtidak bisa mengonsumsi makanan terlalu banyak. Tubuh kita memerlukan karbohidrat sebagai sumberenergi. Sekitar 65 persen dari makanan yang dikonsumsi harus berbentukkarbohidrat kompleks seperti buah-buahan dan sayuran, biji-bijian, pasta, atau beras merah. Saat sahur, sangat disarankan untuk mengonsumsi buah dan sayuran karena mengandung serat dan memiliki indeks glikemik rendah sehingga membantumenjaga kadar gula darah.”Kadar glukosa yang stabil membantu rasa kenyang lebih lama,” kata Dr.Fiastuti Witjaksono, Sp.GK, ahli gizi dari Departemen Ilmu Gizi FKUI. Selain itu konsumsi buah dan sayur juga akan membantu proses pencernaan yang optimal sehingga saluran cerna tetap sehat. Sebaiknya hindari terlalu banyak gorengan karena bisa menyebabkan ikatan oksigen turun sehingga kitamudah mengantuk di siang hari. Fiastuti tidak merekomendasikan konsumsi makanan manis saat sahur. “Harus diingat bahwa gula bukan penambah tenaga. Kalau menu makan sudah lengkap,mengandung karbohidrat, protein, lemak dan serat, tidak perlu lagi minum manis,” paparnya. Untuk mereka yang ingin menjaga berat badan, sebaiknya buah dan sayur dikonsumsi sebelum makanan utama agar perutterasa lebih penuh sehinggaasupan kalori tetap terjaga. Sebagai variasi, buah bisa dikonsumsi dalam bentuk segar, puding, asinan, atau pun di jus. Buah-buahan yang kaya antioksidan seperti jeruk, kiwi, stroberi, atau tomat, disarankan untuk menjaga imunitas tubuh. SUMBER= KOMPAS.

Tips Puasa untuk Ibu Hamil dan Menyusui

Bulan Ramadhan adalah bulan penuh berkah, rahmat, dan ampunan. Pada bulan ini, tidur pun bernilai ibadah. Tidak heran jika setiap Muslim akan berlomba-lomba meningkatkan amal ibadahnya, tak terkecuali ibu hamil dan menyusui. Wanita hamil dan menyusui memang tidak diwajibkan berpuasa. Namun, puasa tetap dibolehkan selama kondisi fisiknya memungkin-kan karena pada dasarnya puasa tidak mengganggu pertumbuhan janin. Hal pertama yang perlu diperhatikan ketika seorang wanita hamil atau menyusui memutuskan untuk berpuasa adalah kondisi fisiknya. Bagi ibu hamil trimester kedua (4-7 bulan), puasa bisa jadi bukan masalah karena gangguan ketidaknyamanan akibat perubahan hormonal sudah mulai berkurang, dan ibu telah menyesuaikan diri. Akan tetapi, bagi ibu hamil trimester pertama (1-3 bulan), Anda harus memerhatikan betul kondisi fisik. Jika merasa mual dan muntah, maka sebaiknya tidak berpuasa. Mual dan muntah yang berlebih akan berakibat dehidrasi. Tubuh manusia 70 persen terdiri dari cairan sehingga dehidrasi pada wanita hamil akan berakibat kurang baik pada janin. Hal kedua, yaitu konsumsi cairan dan zat gizi yang tepat. Seperti telah dikemukakan di atas, 70 persen tubuh manusia adalah cairan. Cairan dan mineral dibutuhkan untuk mengirim nutrisi ke seluruh tubuh, termasuk ke janin dan saluran payudara. Cairan bisa diperoleh dari air (teh, susu, dan jus) atau buah yang banyak mengandung air, seperti jeruk, semangka, dan melon. Perhatikan pula menu makanan Anda. Tidak perlu mahal, tetapi seimbang. Pastikan ada sayur dan lauk yang mengandung protein, baik hewani maupun nabati. Protein baik untuk regenerasi sel dan energi. Pastikan juga kebutuhan gula Anda terpenuhi. Makanan manis yang dianjurkan dan tidak berba-ha-ya bagi penderita diabetes adalah kurma. Kurma terbukti mengandung karbohidrat, vitamin, dan mineral penting yang bemanfaat untuk tubuh, seperti vitamin A, B1, B3, magnesi-um, potasium, dan kalsium. Sebuah penelitian menunjukkan, salah satu manfaat kurma adalah mengecilkan pembuluh darah dan mencegah pendarahan di rahim. Yang terpenting dan utama ada-lah niat. Niat dan tekad yang kuat akan membuat tubuh Anda be-reaksi positif. Namun, tekad dan niat seyogianya juga diimbangi dengan perilaku yang mendukung. Jangan malas untuk makan pada saat sahur dan buka puasa. [http://kom.ps/ABteCI]

Tetap Sehat dan Bugar Saat Berpuasa

Bumi dan langit serta segenap isinya, menyambut datangnya bulan suci Ramadhan dengan gemuruh dan sukacita. Kesempatan berpuasa di bulan suci merupakan rahmat bagi insan pilihan yang beriman kepada Allah SWT. Dari segi kesehatan, berpuasa di bulan suci Ramadhan tidak hanya menyangkut masalah ibadah kepada Sang Khalik. Namun, puasa menyimpan manfaat yang luar biasa bagi tubuh dan kesehatan manusia. Melakukan puasa secara rutin terbukti dapat menyembuhkan berbagai penyakit. Untuk dapat menyerap semaksimal mungkin hikmah serta manfaat yang tersimpan dalam puasa, berikut kiat-kiat yang dianjurkan untuk dilaksanakan saat berpuasa selama bulan puasa: •Mantapkan niat Segala sesuatu tergantung niatnya. Jika kita niatkan puasa hanya untuk Allah, maka hukum semesta akan berlaku. •Makan sahur dan segerakan berbuka Secara medis, tubuh mempunyai batas maksimal menahan lapar dan haus. Saat azan magrib tiba, segerakanlah berbuka puasa agar terhindar dari meningkatnya asam lambung. Sahur juga mampu menjaga ketahanan tubuh saat siang hari. •Perbanyak makan buah dan sayur saat sahur Makanan berserat, seperti sayur dan buah, mudah dicerna tubuh dan dapat membuat perut terasa kenyang lebih lama saat puasa karena gula dalam serat tidak mudah terurai. •Berbuka dengan kurma dan air putih Kurma memiliki kandungan gizi hampir lengkap dengan komposisi seimbang. Serat tinggi pada kurma mampu mengikat kolesterol dan asam lambung. Adapun air putih membantu proses pelarutan racun dan pengeluarannya dari dalam tubuh melalui urine. •Hindari kopi dan minuman manis Kopi menstimulasi tubuh untuk sering buang air kecil sehingga air dalam tubuh berkurang. Akibatnya, kita akan kekurangan cairan dan lemas. Sementara itu, minuman manis akan dicerna lebih cepat se-hingga kita akan cepat merasa lapar. •Porsi yang cukup untuk nasi Jangan terlalu banyak makan nasi karena membuat kita lemas. Juga jangan terlalu sedikit sehingga kita kekurangan tenaga untuk beraktivitas pada siang hari. •Hindari tidur setelah sahur Tidur setelah sahur akan menye-babkan perut kembung karena produksi asam lambung yang me-ningkat. Setelah sahur, tubuh mulai mencerna makanan. Aktivitas ini akan berat dilakukan tubuh jika kondisi tubuh tidur. Jika ingin tidur, tunggulah dua sampai tiga jam setelah sahur. •Olahraga ringan secara teratur Makanan yang masuk dalam tubuh setelah sahur bisa menghasilkan ener-gi optimal jika tubuh dilatih dengan olahraga. Teraturlah berjalan kaki 30 menit atau naik sepeda agar tubuh tetap bugar. Hindari olahraga berat, kecuali pada malam hari. Dengan menjaga kebugaran, insya Allah kita akan sukses melewati Ramadhan dengan gemilang. [http://kom.ps/ABt2KS]

Tetap Sehat dan Bugar Saat Berpuasa

Bumi dan langit serta segenap isinya, menyambut datangnya bulan suci Ramadhan dengan gemuruh dan sukacita. Kesempatan berpuasa di bulan suci merupakan rahmat bagi insan pilihan yang beriman kepada Allah SWT. Dari segi kesehatan, berpuasa di bulan suci Ramadhan tidak hanya menyangkut masalah ibadah kepada Sang Khalik. Namun, puasa menyimpan manfaat yang luar biasa bagi tubuh dan kesehatan manusia. Melakukan puasa secara rutin terbukti dapat menyembuhkan berbagai penyakit. Untuk dapat menyerap semaksimal mungkin hikmah serta manfaat yang tersimpan dalam puasa, berikut kiat-kiat yang dianjurkan untuk dilaksanakan saat berpuasa selama bulan puasa: •Mantapkan niat Segala sesuatu tergantung niatnya. Jika kita niatkan puasa hanya untuk Allah, maka hukum semesta akan berlaku. •Makan sahur dan segerakan berbuka Secara medis, tubuh mempunyai batas maksimal menahan lapar dan haus. Saat azan magrib tiba, segerakanlah berbuka puasa agar terhindar dari meningkatnya asam lambung. Sahur juga mampu menjaga ketahanan tubuh saat siang hari. •Perbanyak makan buah dan sayur saat sahur Makanan berserat, seperti sayur dan buah, mudah dicerna tubuh dan dapat membuat perut terasa kenyang lebih lama saat puasa karena gula dalam serat tidak mudah terurai. •Berbuka dengan kurma dan air putih Kurma memiliki kandungan gizi hampir lengkap dengan komposisi seimbang. Serat tinggi pada kurma mampu mengikat kolesterol dan asam lambung. Adapun air putih membantu proses pelarutan racun dan pengeluarannya dari dalam tubuh melalui urine. •Hindari kopi dan minuman manis Kopi menstimulasi tubuh untuk sering buang air kecil sehingga air dalam tubuh berkurang. Akibatnya, kita akan kekurangan cairan dan lemas. Sementara itu, minuman manis akan dicerna lebih cepat se-hingga kita akan cepat merasa lapar. •Porsi yang cukup untuk nasi Jangan terlalu banyak makan nasi karena membuat kita lemas. Juga jangan terlalu sedikit sehingga kita kekurangan tenaga untuk beraktivitas pada siang hari. •Hindari tidur setelah sahur Tidur setelah sahur akan menye-babkan perut kembung karena produksi asam lambung yang me-ningkat. Setelah sahur, tubuh mulai mencerna makanan. Aktivitas ini akan berat dilakukan tubuh jika kondisi tubuh tidur. Jika ingin tidur, tunggulah dua sampai tiga jam setelah sahur. •Olahraga ringan secara teratur Makanan yang masuk dalam tubuh setelah sahur bisa menghasilkan ener-gi optimal jika tubuh dilatih dengan olahraga. Teraturlah berjalan kaki 30 menit atau naik sepeda agar tubuh tetap bugar. Hindari olahraga berat, kecuali pada malam hari. Dengan menjaga kebugaran, insya Allah kita akan sukses melewati Ramadhan dengan gemilang. [http://kom.ps/ABt2KS]

Tips Puasa untuk Ibu Hamil dan Menyusui

Bulan Ramadhan adalah bulan penuh berkah, rahmat, dan ampunan. Pada bulan ini, tidur pun bernilai ibadah. Tidak heran jika setiap Muslim akan berlomba-lomba meningkatkan amal ibadahnya, tak terkecuali ibu hamil dan menyusui. Wanita hamil dan menyusui memang tidak diwajibkan berpuasa. Namun, puasa tetap dibolehkan selama kondisi fisiknya memungkin-kan karena pada dasarnya puasa tidak mengganggu pertumbuhan janin. Hal pertama yang perlu diperhatikan ketika seorang wanita hamil atau menyusui memutuskan untuk berpuasa adalah kondisi fisiknya. Bagi ibu hamil trimester kedua (4-7 bulan), puasa bisa jadi bukan masalah karena gangguan ketidaknyamanan akibat perubahan hormonal sudah mulai berkurang, dan ibu telah menyesuaikan diri. Akan tetapi, bagi ibu hamil trimester pertama (1-3 bulan), Anda harus memerhatikan betul kondisi fisik. Jika merasa mual dan muntah, maka sebaiknya tidak berpuasa. Mual dan muntah yang berlebih akan berakibat dehidrasi. Tubuh manusia 70 persen terdiri dari cairan sehingga dehidrasi pada wanita hamil akan berakibat kurang baik pada janin. Hal kedua, yaitu konsumsi cairan dan zat gizi yang tepat. Seperti telah dikemukakan di atas, 70 persen tubuh manusia adalah cairan. Cairan dan mineral dibutuhkan untuk mengirim nutrisi ke seluruh tubuh, termasuk ke janin dan saluran payudara. Cairan bisa diperoleh dari air (teh, susu, dan jus) atau buah yang banyak mengandung air, seperti jeruk, semangka, dan melon. Perhatikan pula menu makanan Anda. Tidak perlu mahal, tetapi seimbang. Pastikan ada sayur dan lauk yang mengandung protein, baik hewani maupun nabati. Protein baik untuk regenerasi sel dan energi. Pastikan juga kebutuhan gula Anda terpenuhi. Makanan manis yang dianjurkan dan tidak berba-ha-ya bagi penderita diabetes adalah kurma. Kurma terbukti mengandung karbohidrat, vitamin, dan mineral penting yang bemanfaat untuk tubuh, seperti vitamin A, B1, B3, magnesi-um, potasium, dan kalsium. Sebuah penelitian menunjukkan, salah satu manfaat kurma adalah mengecilkan pembuluh darah dan mencegah pendarahan di rahim. Yang terpenting dan utama ada-lah niat. Niat dan tekad yang kuat akan membuat tubuh Anda be-reaksi positif. Namun, tekad dan niat seyogianya juga diimbangi dengan perilaku yang mendukung. Jangan malas untuk makan pada saat sahur dan buka puasa. [http://kom.ps/ABteCI]

Belajar Sambil Menulis Bikin Ingatan Lebih Tajam

Ketika Anda sedang belajar untuk menghadapi ujian, lebih baik gunakan metode belajar dengan menulis baik menggunakan pensil atau pena daripada mengetik menggunakan komputer. Sebuah studi menunjukkan bahwa menulis dengan cara konvensional dapat membantu otak bekerja lebih efektif dibandingkan mengetik dengan menggunakan komputer. Seperti dilansir dari thedoctorwillseeyounow , Senin (16/7/2012), peneliti menemukan bahwa struktur tertentu dalam otak yang dikenal sebagai wilayah Broca, diaktifkan pada peserta yang belajar dengan menulis, tapi tidak dengan peserta yang belajar dengan mengetik. Area Broca tersebut sangat penting terhadap kemampuan berkomunikasi seseorang di depan umum dan persepsi terhadap tindakannya. Para peneliti juga menyatakan bahwa belajar sambil menulis dapat menciptakan ‘memori motorik’ yang membantu seseorang untuk dapat belajar lebih baik. Memori motorik tersebut terbentuk karena adanya hubungan antara membaca dan menulis, tetapi tidak dengan mengetik. Ketika Anda menulis, otak mendapatkan umpan balik dari otot-otot yang melakukan pekerjaan melalui rangkaian pekerjaan yang dilakukan tangan dan mata, sehingga terbentuk memori yang lebih baik. Inilah sebabnya mengapa orang yang belajar menggunakan pensil atau pena lebih mudah dalam mengingat alfabet asing.

Belajar Sambil Menulis Bikin Ingatan Lebih Tajam

Ketika Anda sedang belajar untuk menghadapi ujian, lebih baik gunakan metode belajar dengan menulis baik menggunakan pensil atau pena daripada mengetik menggunakan komputer. Sebuah studi menunjukkan bahwa menulis dengan cara konvensional dapat membantu otak bekerja lebih efektif dibandingkan mengetik dengan menggunakan komputer. Seperti dilansir dari thedoctorwillseeyounow , Senin (16/7/2012), peneliti menemukan bahwa struktur tertentu dalam otak yang dikenal sebagai wilayah Broca, diaktifkan pada peserta yang belajar dengan menulis, tapi tidak dengan peserta yang belajar dengan mengetik. Area Broca tersebut sangat penting terhadap kemampuan berkomunikasi seseorang di depan umum dan persepsi terhadap tindakannya. Para peneliti juga menyatakan bahwa belajar sambil menulis dapat menciptakan ‘memori motorik’ yang membantu seseorang untuk dapat belajar lebih baik. Memori motorik tersebut terbentuk karena adanya hubungan antara membaca dan menulis, tetapi tidak dengan mengetik. Ketika Anda menulis, otak mendapatkan umpan balik dari otot-otot yang melakukan pekerjaan melalui rangkaian pekerjaan yang dilakukan tangan dan mata, sehingga terbentuk memori yang lebih baik. Inilah sebabnya mengapa orang yang belajar menggunakan pensil atau pena lebih mudah dalam mengingat alfabet asing.