Palapa RIng Project with connection up to 1Tbps.

melalui megaproyek prestisius Palapa Ring yang merupakan pembangunan backbone jaringan serat optik nasional yang akan menjangkau sebanyak 33 provinsi, 440 kota/kabupaten di seluruh Indonesia dengan total panjang kabel laut mencapai 35.280 km, dengan kabel di daratan adalah sejauh 21.807 km. Dana yang dianggarkan untuk keperluan megaproyek prestisius Palapa Ring diperkirakan Rp 3 triliun.

Palapa Ring merupakan kelanjutan pengembangan dari Cincin Serat Optik Nasional (CSO-N) yang digagas oleh PT Tiara Titian Telekomunikasi (TT-Tel). Aplikasi tersebut merupakan jaringan kabel kasar bawah laut berbentuk cincin terintegrasi berisi frekuensi pita lebar yang membentang dari Sumatra Utara hingga Papua bagian barat. Setiap cincin akan meneruskan akses frekuensi pita lebar dari satu titik ke titik lainnya di setiap kabupaten. Akses tersebut akan mendukung jaringan serat optik pita lebar berkecepatan tinggi dengan kapasitas 300 gbps hingga 1.000 gbps di daerah tersebut.

Proyek tersebut akan dikerjakan enam perusahaan yang merupakan anggota konsorsium Palapa Ring :
– PT Bakrie Telecom Tbk (13,3 %),
– PT Excelcomindo Pratama Tbk (13,3 %),
– PT Indosat Tbk (13,3 %),
– PT Infokom Elektrindo (termasuk PT Mobile-8 Telecom Tbk 6,3 %),
– PT Powertek Utama Internusa (sebagai representasi Linbrooke Worldwide Ltd 10 %),
– sisanya diambil PT Telkom.

Setelah penandatanganan kontrak dengan para pemenang tender pada November 2007, proyek ini dimulai sejak pertengahan-akhir 2008. Pembangunannya diperkirakan memakan waktu empat atau lima tahun. Jadi kemungkinan selesainya di tahun 2013.